>> Gemerlap dunia telah menghiasi
kehidupan kita...
>>Istri yang cantik telah melalaikan kita...
>> Rekan dan Sahabat menjadikan waktu kita tersita...
>>>
Sampai kapankah kita akan terus menerus dalam kelalaian dan kekhilafan ini
Saudaraku??
>>
Berkata Ibnu Athiyyah rahimahullah:
"Kalian
tidak ada pilihan lagi, pasti kalian akan menjadi mayat lalu akan di kumpulkan
di hadapan Allah, maka bersegeralah untuk menuju ketaatan kepada Allah dan
hijrah kepada-Nya."
[Al Muharrar Al Wajiz 11/416]
>>
Dari Abu Hurairah radiyallaahu 'anh berkata:
"Rasulullah Shollallahu'alaihi wasallam bersabda:
"Ini
adalah ungkapan ringkas Namun sangat jelas dan Peringatan yang sangat gamblang
dan nasehat yang sangat mengena."
[At Tadzkiroh 1/122]
>>
Dari Ibnu Abbas rahimahullah
Suatu
hari Rasulullah Shollallahu'alaihi wasallam pernah memberikan nasehat kepada
seorang lelaki:
"Pergunakanlah
lima perkara sebelum datang kepadamu lima perkara berikutnya;
1.Masa mudamu sebelum datang masa
tuamu
2. Masa sehatmu sebelum datang masa sakitmu
3. Masa kayamu sebelum datang kepadamu masa miskinmu
4. Masa luangmu sebelum datang masa sibukmu
5. Masa hidupmu sebelum datang kematianmu."
(HR Al Hakim dan Al Baihaqi dalam Asy Syu'bu)
>>
Di dalam hadits Ibnu Umar radiyallaahu 'anhu, beliau berkisah;
"Suatu
hari aku bersama Nabi Shollallahu'alaihi wasallam, tiba-tiba datanglah seorang
lelaki dari Anshor, dan iapun mengucapkan Salam kepada Nabi Shollallahu'alaihi
wasallam dan bertanya:
"Wahai
Rasulullah, siapakah orang yang beriman yang paling utama??
Maka
beliau Shollallahu'alaihi wasallam menjawab;
Maka
orang tersebut bertanya lagi;
Siapakah
orang yang beriman yang paling bijaksana??
Beliau
Shollallahu'alaihi wasallam menjawab;
>>
Dari Mu'adz bin Jabal radiyallaahu 'anh berkata;
Wahai
Rasulullah, berilah wasiat kepadaku..
Maka Nabi Shollallahu'alaihi wasallam bersabda;
"Beribadahlah
engkau kepada Allah seakan-akan mereka engkau melihatnya, dan persiapkanlah
dirimu untuk kematianmu, dan ingatlah Allah dibebatuan maupun di pepohonan
(yaitu dimana saja)".
(HR Ibnu Syaibah 34320)
>>
Berkata Ibnu Mas'ud radiyallaahu'anhu:
"Cukuplah
kematian sebagai pemberi Peringatan, dan Cukuplah keyakinan sebagai perkara
yang menentramkan, dan Cukuplah ibadah sebagai suatu kesibukan."
>>
,Berkata Abu Darda' rahimahullah;
"Siapa
saja yang banyak mengingat kematian maka akan sedikit berbangga-bangganya, dan
akan sedikit kedengkiannya."
Mari
Saudaraku semuanya....
SUDAHKAH
kita mengingat KEMATIAN pada hari ini??
Dan
apakah PERBEKALAN kita untuk menghadapinya??
Nas'aluL
Laaha As Salaamah Wal 'Aafiyah.
>>Istri yang cantik telah melalaikan kita...
>> Rekan dan Sahabat menjadikan waktu kita tersita...
>> Media massa telah menjadi kesibukan harian kita...
>> Kelezatan makanan dan minuman itu telah melupakan kita dari adanya siksa...
>> Kelezatan makanan dan minuman itu telah melupakan kita dari adanya siksa...
Oh...
Betapa jauhnya kita...
Padahal di hadapan kita ada KEMATIAN yang selalu mengintai kita...
Padahal di hadapan kita ada KEMATIAN yang selalu mengintai kita...
كل نفس ذائقة الموت ثم الينا ترجعون
"Setiap
jiwa pasti akan merasakan kematian, kemudian kepada Kamilah kalian di
kembalikan." (QS, Al Ankabut: 57)
[Al Muharrar Al Wajiz 11/416]
"Rasulullah Shollallahu'alaihi wasallam bersabda:
أكثروا ذكر هادم للذات
"Perbanyaklah
kalian mengingat sang penghancur Kelezatan ini, yaitu; KEMATIAN".
[HR At Tirmidzi 2307 dan An Nasa'i 1824]
[HR At Tirmidzi 2307 dan An Nasa'i 1824]
>>
Berkata Al Qurthubi rahimahullah setelah menyebutkan hadits ini;
[At Tadzkiroh 1/122]
اغتنم خمسا قبل خمس.
شبابك قبل هرمك
وصحتك قبل سقمك
وغناك قبل فقرك
وفراغك قبل شغلك
وحياتك قبل موتك
وصحتك قبل سقمك
وغناك قبل فقرك
وفراغك قبل شغلك
وحياتك قبل موتك
2. Masa sehatmu sebelum datang masa sakitmu
3. Masa kayamu sebelum datang kepadamu masa miskinmu
4. Masa luangmu sebelum datang masa sibukmu
5. Masa hidupmu sebelum datang kematianmu."
(HR Al Hakim dan Al Baihaqi dalam Asy Syu'bu)
PERTANYAANNYA...
Apakah kita telah menjadikan perkara ini sebagai QAIDAH Dalam mengarungi
kehidupan kita...?? Padahal ini adalah Qaidah kebahagiaan dalam
kehidupan seorang hamba... Kapanpun seorang hamba melantarkan lima
perkara tersebut, maka ia tidak akan pernah menemukan ketenangan dan
kebahagiaan dalam kehidupannya didunia ini maupun di akherat kelak. Seorang
yang selalu mengingat kematian dan menjadikannya selalu terbentang dihadapan
matanya akan menjadikannya bersiap dan mengumpulkan berbagai bentuk perbekalan
untuk kebaikannya di alam kubur dan akhiratnya, sehingga seorang seperti inilah
yang teranggap seorang yang bijak didalam pola fikirnya.
احسنهم خلقا
"Yang
paling baik akhlaqnya"
اكثرهم للموت ذكرا واحسنهم لما بعده استعداد
أولئك الاكياس
"Yaitu
yang paling banyak mengingat kematian, dan yang paling baik dalam mempersiapkan
untuk kehidupan setelah kematian, maka mereka itulah orang-orang yang
bijaksana."
(HR Ibnu Majah 4659)
(HR Ibnu Majah 4659)
Maka Nabi Shollallahu'alaihi wasallam bersabda;
(HR Ibnu Syaibah 34320)
Aamiin
Wallaahu
a'lam


